Friday, August 3, 2018

Sekilas Tentang Subang Jawa Barat


Eksplor Si Kota Nanas 

Setiap daerah memiliki kisah dan keunikan tersendiri bagi para penduduknya, tidak terkecuali dengan Kota Subang. Disanalah saya berasal, dibesarkan, dan dididik oleh kedua orang tua saya. Kabupaten Subang adalah sebuah kabupaten di Tatar Pasundan provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Subang. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Indramayu di timur, Kabupaten Sumedang di tenggara, Kabupaten Bandung Barat di selatan, serta Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang di barat. Kota yang terkenal dengan ikon buah nanas ini, merupakan salah satu kota yang sering dilalui oleh para pemudik, terlebih lagi  ketika lebaran tiba jalan disekitar kota ini akan sangat ramai. Kota ini akan dipadati dengan kendaran bermotor  yang memiliki plat nomor beragam. Namun, setelah dibangunnya Tol Cipali, kota ini tidak terlalu ramai oleh para pemudik ketika lebaran tiba.
Subang terkenal dengan julukan kota nanas, tak heran jika penjual nanas bertebaran di sepanjang jalan Kota Subang. Sejak dulu, nanas madu sudah menjadi komoditas utama bagi kota Subang. Bahkan, produk yang dihasilkan oleh kota ini sudah sangat terkenal di seluruh pelosok Indonesia. Selain identik dengan nanas, Subang punya lokasi wisata yang sangat banyak. Di antara hijaunya perkebunan teh, dibagian Selatan Kabupaten Subang memiliki sumber mata air panas yang terus mengalir di daerah Ciater. Sari Ater merupakan tujuan wisata yang sangat terkenal dan ramai pada saat liburan terutama pada saat liburan Hari Raya Lebaran. Disana pengunjung akan dimanjakan dengan kolam pemandian air panas, tempat Spa, dan udaranya yang sejuk. Sebenarnya wilayah Subang ini memiliki udara setengah dingin dan setengah panas. Wilayah Subang yang berbatasan dengan Bandung memiliki udara yang dingin dan sejuk, sebaliknya wilayah pusat kota hingga jalur pantura memiliki iklim yang panas.
Di daerah dataran tinggi kota ini, banyak terdapat wisata alam curug, salah satu curug yang terkenal dan sedang hits di sosial media yaitu Curug Cibareubeuy. Tempatnya memiliki spot foto yang unik, keren, dan Instagramable. Curug Cibareubeuy sudah dikenal oleh para traveler sejak lama. Letaknya yang cukup tersembunyi, tidak membuatnya sepi pengunjung. Alamnya yang indah dan sejuk, membuat banyak pengunjung yang berasal dari luar kota pun datang kesana.  Untuk melihat keindahan Curug Cibareubeuy, pengunjung harus berjalan lagi melewati rute persawahan. Selain itu rutenya cukup mudah dilalui karena jalan pematang sawahnya sudah ditandai dengan susunan batu. Dibagian dataran rendah terdapat tempat wisata bahari yang tak kalah menarik yaitu Pantai Kelapa Patimban yang terletak di Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang. Karena di sepanjang pesisir pantai ini banyak tumbuh deretan pohon kelapa, masyarakat sekitar banyak yang menyebut tempat ini dengan sebutan Pantai Kelapa. Pada saat libur panjang tiba dan saat liburan akhir pekan, Pantai Kalapa Patimban ini banyak sekali didatangi oleh para pengunjung, bukan hanya dari wilayah Subang, namun mereka juga datang dari luar daerah. Bicara mengenai potensi pariwisata di Subang memang tak akan ada habisnya, seperti Tangkuban Perahu, Capolaga, Penangkaran Buaya Blanakan, Curug Cijalu, dan masih banyak lagi.

Penduduk Subang pada umumnya adalah Suku Sunda, yang menggunakan Bahasa Sunda sebagai bahasa sehari-hari. Namun di pesisir utara  penduduknya menggunakan Bahasa Jawa Dialek Cirebon (Dermayon). Walaupun bahasa sehari-hari yang digunakan dengan pesisir utara sedikit berbeda, Warga Subang tetap bersatu dam gotong royong.
Kota ini kaya akan seni dan budaya. Sisingaan yang telah menjadi salah satu ikon seni Jawa Barat berasal dari sini.   Kesenian Sisingaan ini umumnya ditampilkan pada siang hari dengan berkeliling kampung pada saat ada acara khitanan, menyambut tamu agung, pesta pernikahan, dan lain sebagainya.    telah mengangkat dan mengharumkan nama Kabupaten Subang, bukan hanya di dalam negeri, melainkan juga telah dikenal di dunia internasional.     Alat musik toleat yang telah menambah khasanah musik sunda juga berasal dari Subang. Prestasi seni anak muda Subang sangat diperhitungkan di Jawa Barat. Di kota ini seni budaya masyarakat pantura yang dinamis dapat berpadu dengan seni budaya sunda yang begitu halus.
Toleat adalah alat musik khas Subang, Jawa Barat. Alat musik yang terbuat dari bambu ini bentuknya meyerupai suling namun suaranya menyerupai saxophone. Alat musik ini kerap dikolaborasikan baik dengan alat musik tradisional lainnya maupun dengan alat musik modern. Pada saat hari jadi Kota Subang yang ke-67 pemerintah kabupaten mengajak 1250 orang yang mayoritas adalah pelajar termasuk saya, ikut  meniup toleat pada malam HUT Kab. Subang yang ke-67 sebagai pemecahan rekor MURI.
Sudah sepantasnya sebagai bagian dari Kabupaten Subang saya merasa bangga dan cinta kepada tanah kelahiran saya. Tempat saya mengenyam pendidikan hingga sekolah menengah atas. Tempat dimana semua cerita terukir. Keindahan alam yang memanjakan mata, lampion-lampion yang menyala ketika malam tiba, padatnya kendaraan ketika pabrik bubar, ramainya pedagang di pasar minggu, berlari di lapangan alun-alun, dan masih banyak kenangan lain yang telah terukir di kota nanas ini. Inilah cerita daerahku, kalau kamu?


No comments:

Post a Comment