MK Sosiologi Umum Rabu,
12 Desember 2017
Praktikum ke-13 RK
TL 2.03
“JUSTICE LEAGUE”
Nama: Dita Puspitasari
NIM: H54170035
Asisten Praktikum:
Fachrina Noor Fauziah/I34150007
Sri
Rezeki/I34150053
Resume
Dalam film ini, menceritakan ketika
umat manusia kembali diserang oleh pasukan demons yang dipimpin oleh
Stepperwolf. Stepperwolf ini ingin memperbesar kekuatannya dan ingin menguasai
seluruh dunia. Oleh karena itu, untuk memperkuat kekuatannya ia harus merebut
tiga mother boxes.
Dipicu oleh rasa kepercayaan terhadap
kemanusiaan, Bruce Wayne (Batman) mengumpulkan sekutu baru untuk menghadapi
ancaman yang lebih besar lagi. Ia membentuk sekutu bersama Diana Prince. Batman
dan Wonder Woman bekerja sama untuk mencari anggota tim baru. Dimana
orang-orang tersebut yang memiliki kemampuan khusus sehingga dapat bersatu
untuk melawan musuh. Pada akhirnya terbentuklah liga pahlawan yaitu Batman,
Wonder Woman, Cyborg, Aquaman, dan Flash. Setelah terbentuknya tim, Wonder
Woman dan yang lainnya mulai melakukan serangan terhadap Stepperwolf. Namun
ternyata, kekuatan mereka masih belum sebanding dengan kekuatan Steppenwolf.
Lalu, Batman memiliki ide untuk
menghidupkan kembali Superman dengan kekuatan mother boxes yang telah berhasil mereka amankan. Karena
Steppenwolf hanya bisa dikalahkan dengan keturunan Krypton. Suatu ketika, para
kerabat dari anggota Liga Pahlawan di sandera karena dimintai keterangan
mengenai keberadaan mother boxes. Lalu, Liga Pahlawan datang untuk menyelamatkan
mereka dan bertempur dengan Steppenwolf. Namun tak lama kemudian, datanglah
Superman. Akhirnya pertempuran pun dengan Steppenwolf dapat ditaklukan.
Analisis
1.
Analisis perbedaan antara gender dan jenis
kelamin dari film tersebut.
·
Gender
Dalam
film ini, Wonder Woman sebagai wanita juga ikut berperang untuk melawan
Steppenwolf demi kedamaian dunia
·
Jenis Kelamin
Terlihat
dari para tokoh superhero pria,
dimana mereka memiliki jakun sebagai pembeda antara pria dan wanita secara
biologis
2.
Analisis dua jenis aspek dari segi equality dan
equity?
·
Equity (kesetaraan gender)
Hal
ini tampak dari para penduduk baik laki-laki maupun perempuan memiliki hak
untuk hidup secara aman dan bebas dari berbagai ancaman.
·
Equality gender
Dapat
terlihat dari keputusan Bruce Wayne dalam merekrut anggota baru untuk bergabung
dalam Liga Pahlawan.
3.
Apakah Wonder Woman merupakan sosok
representatif dari kesetaraan gender? Jika iya kenapa?
Ya, Wonder Woman merupakan
sosok representatif dari kesetaraan gender. Dimana karakater Wonder Woman
dihadirkan dengan representasi perempuan tangguh yang memiliki kekhasan
perempuan yang unik. Dalam film ini, Wonder Woman menunjukkan bahwa kemandirian
perempuan bukan berarti mendorong sikap untuk menyingkirkan laki-laki dalam
kehidupannya. Hal tersebut dapat dilihat dari terbentuknya Liga Pahlawan,
dimana Wonder Woman bekerja sama dengan Batman dan yang lainnya untuk
menyelamatkan dunia. Oleh karena itu, Wonder Woman dapat menjadi simbol
feminisme yang menuntut persamaan hak hingga kesetaraan gender dapat terwujud tanpa
menyudutkan pihak tertentu. Karena pada hakikatnya laki-laki dan perempuan
diciptakan berbeda untuk saling melengkapi dan hidup dalam damai dengan
kekuatannya masing-masing.
No comments:
Post a Comment